Arsip | POHON KAYU DAN KHASYATNYA RSS feed for this section

POHON KAYU DAN KHASYATNYA BAG : 2

27 Agu

Kayu dan Khasiatnya
1. BAMBU APUS
PRINGGOLAYAN, WULUNG
dan ORI.
Bambu Apus (Gigantochloa
apus Kurz) yang tumbuh
dibelakang makam
Pangeran Pringgoloyo
dkampung Pringgalayan,
Kotagede, Yogyakarta sejak
jaman dulu dipercaya
memiliki tuah
membuat pekarangan
menjadi angker, karena itu
sering digunakan untuk
mengusir penyewa
yang bandel, tidak mau
pindah. Biasanya sepotong
bambu apus ditanam atau
ditaruh dekat
pintu rumah, tetapi setelah
tujuannya tercapai segera
dikembalikan ke
Pringgolayan. Menurut
juru kunci makam, semua
bambu apus di
Pringgolayan mempunyai
sifat demikian, tetapi sifat
baiknya juga ada termasuk
jimat penglaris dagang,
tumbal keselamatan,
menolak jin jahat.
Semua tergantung dari
permohonannya.
Bambu wulung
(Gigantochloa verticillata
Munru) dan bambu Ori
(Bambusa Bambos Miq)
juga
dipercaya memiliki tuah
menolak setan. Untuk
keperluan ini, ambil
sepotong buluh bambu
yang
satu ruasnya tertutup
kemudian taruh disisi pintu
masuk dan isi buluh bambu
itu dengan air
cucian beras, potong dlingo
bangle, garam dan rumput
alang-alang. Setiap kali,
misal setiap
minggu, isi dengan air
cucian beras, sarana ini
selain menolak jin jahat
juga menolak tuju,
tenung dan santet.
Cara lain, ambil bambu ini
dalam bentuk tusuk sate
(diruncingkan). Masing-
masing disudut
perkarangan atau rumah
tusukan bambu ini kedalam
tanah. Taburi garam dan
irisan dlingo
bangle disekitar tusukan
sate ini.
2. LINGSAR (Pterocarpus
sp. ?)
Pohonnya tinggi besar,
tumbuh ditempat kramat
Lingga Manik, barat daya
desa Kayangan,
Kulonprogo, sebelah utara
Samigaluh. Dipercaya bisa
menolak jin jahat dan
memperlancar
permohonan yang bersifat
kesucian. Kayu Lingsar
sepintas seperti Kayu
Sengon (Albizzia
falcate), bersifat mudah
retak karena penggantian
cuaca.
3. KLUMPIT, KLUMPRIT
(Terminalia edulis Blanco. ?)
Pohonnya tinggi besar,
banyak terdapat dihutan
jati, namun kini hampir
punah digunakan
untuk bahan bangunan
yang tidak menuntuk
keawetan. Salah satu pohon
Klumpit yang masih
alami terdapat di Goa
Ngrancang Kencono, 7 km
barat daya kecamatan
Playen termasuk
kawasan desa Manggoran
Kidul.
Kayu ini dipercaya bertuah
memudahkan permohonan
yang bersifat duniawi.
4. WERGU (Rhapis
flabelliformis l ’Herit)
Palma kipas atau Wergu
biasanya tumbuh dalam
rumpun yang padat.
Batang berbuku-buku lurus
keatas dengan daun daun
seperti kipas. Pohon ini
berasal dari
China, Vietnam, Laos dan
Kamboja. Biasanya tumbuh
liar atau sebagai tanaman
pagar.
Batang yang berat biasanya
berasal dari yang berumur
20 th lebih, dijaman dulu
kayunya
banyak dieksport ke
Hongkong dan China.
Nama dagangnya Cannes
de laurier atau jones du
Tonkin. Kualitasnya
dibedakan : (1) diameter
lebih dari 20 mm, (2)
diameter 13-20 mm, (3)
diameter 8 – 13 mm.
Semua kualitas ini
mempunyai panjang 125
mm.
Kayu Wergu dipercaya
bertuah menjauhkan ular
dan binatang berbisa, selain
itu juga memiliki
daya menambah kekuatan
bagi pemakainya.
5. SONGGO LANGIT
(Ochrosia oppositifolia
K.Schum dan Tridax
procumbens Linn.)
Kayu Songgo Langit yang
dianggap bertuah adalah
kayu Ochrosia oppositifolia
K.Schum. yang
sudah amat langka,
tingginya bisa mencapai 13
– 14 m dengan diameter 30
sm, biasanya
tumbuh didaerah pantai
atau tepi pantai. Akarnya
keras, dari luar tampak
kuning tetapi
dalamnya tampak kuning
pucat. Kayunya berbau
untuk obat dan biasanya
digunakan untuk
obat terutama sakit perut,
kejang perut dan rasa tidak
enak setelah makan ikan
atau udang.
Sementara ada yang
beranggapan kayu Songgo
langit yang berkhasiat ghaib
adalah jenis perdu
Tridax procumbens Linn.
Biasa tumbuh dikarang
karang pegunungan kapur.
Pohon ini banyak
bercabang dan akar
batangnya kuat. Berasal dari
Amerika Tengah. Tuahnya
menolak niat jahat
dari orang atau mahluk
halus.
6. PULE, PULAI (Alstonia
scholaris R. Br)
Pohon yang bisa mencapai
tinggi 49 m, terdapat
diseluruh nusantara, yang
baik biasanya
tumbuh dibawah 900 m
d.p.l dan didekat air. Ada 2
macam varietas, yang
bertangkai dan
tulang daun berwarna hijau
dan satunya berwarna
ungu. Keduanya memiliki
kegunaan sama.
Kayu Pule lunak dan
berwarna kuning keputihan,
ada jenis kayu pule yang
keras, tetapi
umumnya lunak. Dalam
dunia pengobatan dikenal
sebagai obat demam,
malaria, penyakit gula
darah dan kurang nafsu
makan, rasanya pahit
seperti Bratawali. Getah
pohon Pule sering
digunakan untuk
mematangkan abses
(bengkak) di kulit.
Banyak yang menganggap
Pule bertuah untuk menolak
unsur jahat dalam rumah
atau
pekarangan, kadang
digunakan untuk mengobati
kesurupan, untuk ini ambil
cabang yang
masih ada daunnya dan
cabang pohon awar-awar
serta segenggam
tumbuhan alang-alang.
Cambukanlah pelan-pelan
punggung orang yang
sedang kemasukan roh
jahat itu. Biasanya dia
akan segera sadar.
7. RUMPUT FATIMAH
(Calligonum sp.)
Rumput fatimah banyak
diambil kaum muslim dari
Tanah Suci Mekah
dipercaya memiliki tuah
memudahkan menagih
hutang, permohonan
pekerjaan, melunakan hati
orang dan sebagainya.
Ada juga kegunaan lain
untuk memperlancar
persalinan, caranya :
masukan rumput itu
kedalam air, biasanya
akarnya mengembang,
bacalah Al-Fatihah atau Al-
Ikhlas sebanyak 100 x
selama merendam itu,
minumkan segelas ke ibu
yang bersangkutan sambil
memohon petunjuk
Allah.
Rumput ini juga dapat
mengobati kanker, stroke
ringan dan tekanan darah
tinggi, hanya disini
digunakan air panas
(thermos), bacaannya Al-
Fatihah dan Ayat Kursi
masin masing minimal
200 x sesudah itu mohon
penyembuhan pada Allah
dan minumkan satu gelas 3
x sehari
sampai sembuh. Oleskan
air rendamannya kepada
sisakit.
8. MINGING.
Sejak jaman dulu pohon ini
diyakini membuat ular
mabuk, disebut juga pohon
ular.
Sering disimpan sebagai
penghalau ular atau dibuat
tongkat kalau masuk hutan,
warnanya
coklat kehitaman dan agak
berat.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.